BANDUNG PUNYA CERITA
![]() |
| Photo : www.instagram.com/mulkisalman |
KOTA BANDUNG
Keindahan Kota Bandung bukanlah sebatas yang dikenal oleh banyak orang datang untuk berlibur karena cuacanya yang sejuk saja. Tetapi, Kota Bandung adalah gudangnya untuk Kuliner, Wisata, Pusat Perbelanjaan, dan masih banyak lainnya. Walau memiliki beragam pilihan Kuliner, banyak tempat makan atau cafe yang memiliki cita rasa tiada tara dan pemandangan Kota Bandung yang luar biasa indahnya.
Seperti diketahui bersama, bahwa Kota Bandung adalah Kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat dan sekaligus menjadi ibu kota dari Provinsi Jawa Barat. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta, dan merupakan Kota terbesar di wilayah Pulau Jawa bagian Selatan. Sedangkan wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jabodetabek dan Gerbangkertosusila. Hari jadi Kota Bandung terletak pada tanggal 25 September 1810 atau sekitar 208 tahun yang lalu, dengan total luas Kota Bandung sebesar 171 km² (66 sq mi) dengan total penduduk sekitar 2.440.717 Jiwa, di pimpin oleh Walikota Bandung sekarang Mang Oded Muhammad Danial dan Bapak Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil yang kerap disebut Kang Emil.
Di Kota ini tercatat sebagai sejarah penting, di antaranya sebagai tempat berdirinya sebuah perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng - TH Bandung, sekarang Institut Teknologi Bandung - ITB) lokasi ajang pertempuran pada masa kemerdekaan, serta pernah menjadi tempat berlangsungnya konfensi Asia Afrika pada tahun 1955, suatu pertemuan yang menyeruakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India pada saat itu Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.
Secara Geografis, Kota Bandung dikelilingi oleh pegunungan, sehingga bentuk morfologi wilayahnya bagaikan sebuah mangkok raksasa, secara geografis kota ini terletak di tengah-tengah profinsi Jawa Barat, serta berada pada ketinggian ±768 m di atas permukaan laut, dengan titik tertinggi berada di sebelah utara dengan ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut dan sebelah selatan merupakan kawasan rendah dengan ketinggian 675 meter di atas permukaan laut. Kota Bandung dialiri dua sungai utama, yaitu Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum beserta anak-anak sungainya yang pada umumnya mengalir ke arah selatan dan bertemu di Sungai Citarum. Dengan kondisi yang demikian, Bandung Selatan sangat rentan terhadap masalah banjir terutama pada musim hujan.
Kota Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya Sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama Bandung diambil dari sebuah keberadaan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut Perahu Bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung pada saat itu, R.A.Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan Kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot. Berdasarkan Filosofi Sunda, Kata Bandung juga berasal dari kalimat Nga-Bandung-an Banda Indung, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-Bandung-an artinya menyaksikan atau bersaksi. Banda adalah segala sesuatu yang berada di dalam hidup yaitu di bumi dan atmosfer, baik mahluk hidup ataupun benda mati. Sinonim dari Banda adalah harta. Indung berarti Ibu atau Bumi, disebut juga sebagai Ibu Pertiwi tempat Banda berada.


Comments
Post a Comment